Kalau Jawa Barat mempunyai Kawah Putih di daerah Ciwidey, ternyata Sumatera Utara juga punya wisata alam kawah putih. Masyarakat setempat biasa menyebutnya dengan Bukit Kapur Tinggi Raja di Simalungun. Sumatera Utara tidak hanya terlihat eksotis dengan keindahan Danau Tobanya. Tetapi, masih banyak lagi potensi wisata alam yang tersedia untuk dieksplore lebih jauh lagi. Lokasi kawah putih ini terletak di Desa Dolok Tinggi Raja, Kecamatan Silau Kahean, yang berada di ujung pelosok Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Berada di tengah-tengah kawasan hutan lindung, terdapat pesona bukit kapur seputih salju dengan danau air panas berwarna biru kehijauan.

Sumatera Utara memiliki potensi alam yang sangat indah, dari yang sudah terexplorasi seperti Danau Toba, hingga Kawah Putih Tinggi Raja yang belum terexplorasi dengan baik. Kawah yang terletak di kecamatan Silau Kahean ini muncul dan berada di antara bukit kapur ini memiliki eksotisme tersendiri. Berbeda dengan kawah putih di Bandung, Kawah Putih Tinggi Raja dikelilingi dengan pandan hutan yang sangat tinggi, airnya yang berwarna biru dengan bongkahan-bongkahan belerang yang terbentuk alami seperti lapisan es yang tebal. Untuk mencapai lokasi Kawah Putih Tinggi Raja harus menempuh perjalanan 4-5 jam dari Ibu Kota Sumatera Utara. Rute tercepat dan dapat dilalui dengan mobil adalah melalui Lubuk Pakam menuju Galang lalu ke Bangun Purba hingga sampai di Dolok Tinggi Raja.

Jalan menuju Kawah Putih Tinggi Raja terbilang cukup menantang, karena medan yang cukup curam dan ditambah lagi banyak/ sering terjadi longsoran pada tebing-tebingnya. Kondisi jalan juga tidak mulus, namun pada beberapa bagian jalan ada yang sudah di aspal beton. Namun untuk track yang ini, dapat dilalui oleh mobil hingga sampai ke lokasi Kawah Putih Tinggi Raja. Ini sedikit keindahan Kawah Putih Tinggi Raja Sumatera Utara yang dapat kami gambarkan kepada anda. Selebihnya anda merasakan sendiri keindahan alam Sumatera Utara. Jika anda berkunjung ke Sumatera Utara, Kawah Putih Tinggi Raja wajib menjadi daftar tujuan tempat wisata yang menarik di Kota Medan.

Penduduk setempat memiliki legenda tersendiri dalam proses terbentuknya bukit kapur dan Kawah Putih Tinggi Raja ini. Menurut cerita puluhan tahun silam penduduk Tinggi Raja menanam padi beramai-ramai. Setelah prosesi menanam padi itu selesai, masyarakat pun berpesta dan berdoa agar panennya kelak berhasil. Pada saat yang sama, ada seorang nenek renta yang juga penduduk kampung itu tidak memiliki sanak keluarga. Dia tidak bisa lagi bertani seperti yang lain. Bahkan untuk hadir ke pesta tanam pun tidak bisa. Kemudian pemimpin kampung itu meminta seorang pemuda lajang dan seorang anak kecil untuk mengantarkan makanan dari pesta.

Namun, ditengah perjalanan pemuda dan anak kecil tadi memakan makanan titipan untuk sang nenek hingga tersisa tulang belulang. Akhirnya nenek itu marah, diambilnya tempurung kelapa dan dipukul-pukul menjadi sebuah irama, diambilnya seekor kucing dan kemudian ditarik-tarik sambil menari. Kucing itu disiksanya sampai akhirnya keluar air dari berbagai sisi karena murka sang nenek dan kucing itu. Akhirnya penduduk berlarian ke kampung atas untuk menghidari air yang keluar di halaman-halaman rumah mereka. Hingga saat ini, kucing menjadi binatang yang dikeramatkan di Tinggi Raja.